Kamis, 10 Juli 2014

ESDP


DATA PRAKTEK LAPANG EKONOMI SUMBERDAYA PERAIRAN
1.            lokasi penangkapan di perairan menui dan perairan Maluku
2.    waktu yang dibutuhkan mulai dari pelabuhan sampai pada lokasi penagkapan yauti 2 hari dan pengoperasian dilakukan selama 4 hari. kemudian perjanan pulang ke pelabuhan membutuhkan waktu 2 hari.
3.            ikan yang menjadi spesies target tangkapan yaitu ikan cakalang.
4.            ikan yng bukan spesies target namun sering di tertangkap pada saat operasi yaitu ikan putih, ikan pgo, ikan katombo dan ikan lumba-lumba. namun jika ikan lumba-lumba yang tertang di usahakan ikan tersebut sebelum mati di lepaskan sedangkan ikan-ikan lain tetapa diambil meskipun bukan spesies target.
5.            frekuensi penakapan dilaksanakan 5 kali dalam satu bulan.
6.            dalam 1 kali penangkapan hasil yang diperolah maksimal 9 ton dan minimalnya 1-2 ton
7.            ikan hasil tangkapan dijual pada perusahaan dengan haega jual untuk ikan cakalang Rp. 10000/kg dan ikan lajang Rp. 11000-12000/kg.
8.            jumlah mesin yang digunakan yaitu 4 buah mesin dimana terdiri dari 2 mesin utama dan 2 mesin cadangan, semua mesin yang digunakan  berbahan bakarkan solar dan oli. dalam satu kali penangkapan solar yang dibutuhkan yaitu 700 liter dan oli 20 liter dengan merek mesin mutshubishi.
9.            jumlah anggota dalam satu kapal yaitu 14 orang.
10.        selain kapal besar yang digunakan untuk menangkan ada juga 4 perahu bantu  untuk lebih mengefektifkan dalam penagkapan ikan.
11.        modal untuk biaya penangkapan diperoleh dari unag pinjaman dari perusahan yang akan membeli hasil tangkapan, jumlah pinjaman yang sering dipinjamkan yaitu 7 juta rupiah.
12.         system pembrian gaji/umpah dilakukan berdasarkan hasil tangkapan yang diperoleh (system bagi hasil) 

CATATAN:
nama kapal          : RIDHA ABADI
alat tangkap yang digunakan yaitu purse seine

Tidak ada komentar:

Posting Komentar